Translate





Tuesday, April 2, 2013

Penderita Asma Dilarang Berenang

Papan peringatan di salah satu kolam renang umum yaitu dilarang berenang untuk yang mempunyai sakit asma. Hal ini menimbulkan berbagai pertanyaan bagi orang yang membacanya terutama orang yang belum mengetahui lebih banyak tentang hubungan kolam renang dengan penyakit asma.


Penderita Asma Dilarang Berenang
Penderita Asma Dilarang Berenang

Hal ini sangat erat hubunganya antara kolam renang dengan penyakit asma karena penghubungnya adalah kandungan klorin yang ada di dalam semua kolam renang. Pada dasarnya klorin adalah kimia disfektan yang digunakan dalam kolam renang untuk membunuh mikroba berbahaya.

Pertanyaanya adalah apakah klorin dapat memperparah atau pemicu kambuhnya asma pada si penderita apabila melakukan kegiatan berenang?. Dari hasil riset beberapa peneliti yang menyatakan dengan pasti bahwa klorin dalam kolam renang dapat menimbulkan keparahan atau pemicu penyakit asma.

Pada kenyataanya klorin yang bercampur dengan keringat, urine, kosmetik, air liur dan minyak rambut perenang dapat menghasilkan senyawa kimia yang disebut dengan trihalomethanes (THMs).

 THMs yang bereaksi di dalam air ini bisa memicu dan memperburuk penyakit asma. Sedangkan apabila perenang tidak meminum air kolam renang apakah dan bagaimana kimia bisa masuk di dalam paru-paru?.

Walaupun bahan kimia tersebut dalam keadaan padat atau cair setelah mencapai permukaan air maka sebagian akan menguap menjadi gas. Sedangkan gas inilah yang kemudian dihirup oleh perenang dan masuk ke dalam paru-paru yang dapat memicu efek buruk.

THMs yang sering dihirup oleh penderita asma menimbulkan peradangan pada lapisan pernafasan yang dapat menimbulkan gejala asma. Ini terjadi karena klorin membuat saluran pernafasan terjadi teriritasi.

Oleh sebab itu menghirup THMs memicu respon inflamasi yang dapat memicu penyempitan saluran udara sehingga menyebabkan kambuhnya asma.

Sebuah riset di california oleh 300 orang dengan usia berkisar 8-10 tahun diminta duduk bermain di sekitar kolam renang selama 15 menit per hari dalam periode waktu tertentu. Kemudian setelah di periksa dan diteliti terjadi penurunan kondisi jaringan paru-paru pada mereka.

Riset ini menyimpulkan bahwa kolam renang yang sarat dengan THMs dapat menimbulkan terhadap kerusakan jaringan paru-paru dan memicu asma.

Dalam riset yang lain juga dihasilkan bahwa orang yang mempunyai sensitif terhadap alergi tertentu memiliki resiko lebih tinggi mengalami asma karena klorin dan reaksi THMs yang ada di dalam kolam renang.


Comments
1 Comments

1 comments:

Rian romanto said...

SANGAT MEMBANTU

Post a Comment

Followers

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes